Senin, 21 Oktober 2019

Bimbingan perkawinan di KUA kecamatan Tempel angkatan 40 tahun 2019

Suasana registrasi ulang peserta bimwin

Tempel(KUA) Kasubag Tata Usaha kantor Kementerian Agama kabupaten Sleman Drs. H. Tulus Dumadi, MA  membuka acara Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin angkatan ke 40 KUA kecamatan Tempel di Pendopo Kapanewon Kecamatan Tempel Senin (21/10).
Pada acara yang akan dilaksanakan dua hari yaitu tanggal 21 dan 22 Oktober ini menampilkan narasumber senior sekaligus berpengalaman di bidang dunia kerumah tanggaan. Tentu nya harapannya agar pasangan yang diundang ini mendapatkan kebahagiaan lahir dan batin.

Sigit Purnomo SH MH sebagai kepala KUA kecamatan Tempel sangat antusias untuk menyukseskan acara yang digelar langsung dari kementerian agama kabupaten karena tidak setiap saat pengantin bisa mendapatkan kesempatan yang berharga ini.

Dalam bimbingan ini calon pengantin menerima kenang-kenangan buku berjudul "fondasi keluarga Sakinah" sebagai tambahan acuan bagi mereka yang mendambakan keluarga yang sakinah mawadah warahmah (arf)

Drs. H. Tulus Dumadi, MA menyerahkan secara simbolis buku Fondasi Keluarga Sakinah"





Jumat, 09 Agustus 2019

Rakor Simulasi Manasik Haji bagi peserta didik serentak se- Kabupaten sleman


KUATEMPEL.BLOGSPOT.COM, Sleman – Kecamatan dan KUA Tempel menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Simulasi Manasik Haji bagi peserta didik serentak se- Kabupaten sleman, di Balai Nikah KUA Tempel, Jum'at, (09/08/2019).
Kepala KUA Tempel dalam sambutannya mengatakan bahwa rakor ini melibatkan segala unsur muspika yang terkait demi kesuksesan kegiatan manasik haji yang pesertanya adalah para peserta didik dari TK hingga jenjang SMA.
"Kami memandang penting peran semua unsur agar acara berjalan lancar, tanpa ada kerjasama maka acara tidak bisa dilaksanakan," Kata Sigit Purnomo

Hadir pada acara ini pihak Kecamatan Tempel, Polsek, Koramil, IPHI dan Sekolah sekolah se Tempel.
Acara ini sendiri akan dilaksanakan pada akhir bulan agustus 2019 ini (arf) 

Selasa, 30 Juli 2019

Dr. Radjiman siapakah beliau?

Dr. Radjiman siapakah beliau?



Tempel (KUA) Setiap keluarga besar kementerian Agama Sleman akan tahu bila ditanya dimana alamat kementerian agama Kab. Sleman, mereka akan menjawab di jalan Dr. Radjimin di Tridadi Sleman. Ketika membaca sekilas nama jalan tersebut maka kita akan bertanya-tanya siapakah Dr. Radjimin tersebut?apa sumbangsih beliau terhadap bangsa ini sehingga nama beliau melekat pada jalan tersebut?

Maka ketika ingatan kita kembali kepada pahlawan-pahlawan yang kita pelajari dari SD hingga SMA tidak satupun nama itu terlintas dibenak kita sedikitpun, bahkan pegawai pegawai di KUA Tempel sekalipun tidak ada satupun yang mengenal sosok tersebut. keadaan ini memicu keinginan untuk melacaknya di Goegle, tetapi lama kita mencari rata rata yang akan muncul nama Dr. Radjiman Widyadiningrat, tak satupun yang menyebut Dr. Radjimin, apakah ini nama yang sama atau orang yang berbeda?

Lalu siapakah Dr. Radjiman Widyadiningrat ini?
ternyata beliau adalah pahlawan yang pada Jumat (8/11/2013), oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wakil Presiden Boediono serta Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Herawati Boediono dianugrahi gelar Pahlawan Nasional juga kepada dua Pahlawan Nasional lainnya, yaitu Dr. Radjiman Wedyodiningrat, Lambertus Nicodemus Palar, dan Letjen (Purn) Tahi Bonar Simatupang.

Gelar pahlawan nasional bagi Radjiman Wedyodiningrat diterima Dr dr Retno Widiowati, sementara Lambertus Nicodemus Palar gelar pahlawan nasional diterima Meisi Palar Martowardojo, sedangkan gelar pahlawan nasional Letjen (Purn) Tahi Bonar Simatupang diterima Marsinta Hatigorang Simatupang.
Pemberian gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 68 TK 2013 yang ditandatangani Presiden RI pada 6 November 2013.
Dr Radjiman Wedyodiningrat mendapat gelar Pahlawan Nasional dengan pertimbangan peran yang sangat besar saat perdebatan pada rapat Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia tentang dasar negara serta menyampaikan visi Indonesia Merdeka, meski Jepang masih berkuasa pada 1944. Ia juga ketua Budi Utomo sejak 1915 hingga 1923. ( sumber : jogja.antaranews.com/berita/317138)
Lalu apakah sama Beliau ini dengan Nama Jalan dimana Kementerian agama kab. Sleman beralamat?
yang jelas Dr. Radjiman adalah pahlawan kelahiran Yogyakarta dan masa remajanya berkhidmat kepada Dr. Wahidin dan Dr. Wahidin ini adalah pahlawan yang mashur asli orang Mlati kabupaten Sleman
wallohu a'lam
(arf)

Minggu, 23 Juni 2019

Bimbingan manasik Haji 1440 h / 2019 kecamatan Tempel

Moderator dan Narasumber pada Bimbingan Manasik Haji
        Tempel (KUA)  Pada hari Senin (17/05) KUA kecamatan Tempel bersama-sama dengan KUA kecamatan Turi mengadakan Bimbingan manasik Haji yang rencananya akan digelar selama delapan hari. Acara yang bertempat di rumah makan "Omah Dewe"ini dihadiri oleh Kapolsek Tempel, Koramil Dan beberapa muspika yang kemudian dibuka oleh Bapak Camat Tempel.

Pada hari itu juga langsung diadakan materi yang pertama karena mengingat padatnya materi yang harus diselesaikan agar supaya calon jamaah haji bisa sukses melakukan ibadah haji dari berangkat hingga saat kembali lagi ke tanah air.

Total jamaah haji dari Kecamatan Tempel berjumlah 69 orang dan dari Kecamatan Turi 35 orang, sehingga Bimbingan manasik Haji kali ini melayani 104 calon jamaah haji. (Arf)


antusias nya para calon jamaah Haji





Selasa, 28 Mei 2019

Safari Tarawih Bupati Sleman di Kecamatan Tempel

Tempel (KUA), Tim Safari Tarawih Kabupaten Sleman mengunjungi Masjid Al Muttaqien, Padukuhan Gendol Kulon, Desa Sumberrejo, Kecamatan Tempel, Senin (27/05/2019). Ini merupakan putaran terakhir safari tarawih tingkat Kabupaten Sleman. Tim yang dipimpin langsung oleh Bupati Sleman, Drs. H. Sri Purnomo, MSi. Rombongan diterima langsung oleh Camat Tempel, Muspika dan Kepala Desa se-Kecamatan Tempel beserta jajaranya. Dalam sambutannya, mewakili tuan rumah Camat Tempel, Setiharno, S.IP, mengucapkan selamat datang kepada Bapak Bupati Sleman beserta segenap tim safari tarawih, dan juga melaporkan keadaan kecamatan Tempel yang sangat kondusif pasca pemilu dan juga penetapan hasil pemilu oleh KPU.


Bupati Sleman , Drs. H Sri Purnomo, MSi menyampaikan sambutan.

Sedangkan Bupati Sleman dalam sambutanya, berterima kasih kepada takmir Masjid Al Muttaqin dan warga masyarakat Padukuhan Gendol Kulon khususnya yang sudah berkenan menerima kedatangan tim safari tarawih kabupaten Sleman, dan juga mengapresiasi kepada pemerintah kecamatan Tempel yang berhasil menciptakan suasana kondusif pasca pemilu, dimana tingkat partisipasi pemilih yang cukup tinggi di kecamatan Tempel. Beliau berharap suasana kondusif tersebut dapat di jaga, sehingga dapat mendukung kekhusyukan ibadah di bulan Ramadhan. Dalam kesempatan itu, bupati juga menyampaikan bantuan dana, baik dari Pemkab Sleman, Baznas Sleman, SKPD di Kabupaten Sleman dan juga dari donatur yang keseluruhan berjumlah Rp. 23.436.500,- yang diterima langsung oleh ketua takmir masjid setempat. Selain bantuan berwujud uang, juga diserahkan bantuan mukena dan sarung dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman yang diserahkan langsung oleh Kepala Kemenag Sleman, Drs. H. Sa'ban Nuroni, MA, dan juga bantuan dari lembaga sosial lainnya.


Kakankemenag Sleman, Drs. H Sa,ban Nuroni, menyerahkan bingkisan

Acara ditutup dengan kultum yang disampaiakan oleh Kepala KUA Kecamatan Tempel, Sigit Purnomo, SH, MH. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya berhati-hati dalam menggunakan media sosial, karena saat ini banyak sekali beredar berita bohong atau hoax dang dapat membuat resah masyarakat, atau bahkan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Beliau juga mengutip sebuah riwayat yang menceritakan bahwa berita bohong atau hoax juga pernah terjadi di jaman Rasululloh SAW yang menimpa istri Rasulullah, Aisyah RA. Beliau berharap agar semua lebih bijak dalam menggunakan media sosial.(whd.bimasislam.sleman)

Selasa, 21 Mei 2019

Pembinaan Tokoh Rohaniwan Muslim Kabupaten Sleman

Sleman (Bimas Islam), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Bagian Kesra Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Tokoh Rohaniwan Muslim Kabupaten Sleman. Kegiatan dilaksankan di Aula Lantai 3 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Selasa dan Rabu, 21-22 Mei 2019 dengan peserta adalah tokoh-tokoh agama Islam dan Penyuluh Agama Islam di Kabupaten Sleman. 
Kabag Kesra Pemkab Sleman memberikan sambutan
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan Kabag Kesra Kab. Sleman , Drs. H. Iriansya mengatakan kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Bag Kesra Pemkab Sleman dengan Seksi Bimas Islam Kemenag Sleman. Kegiatan ini penting dilaksanakan menyikapi perkembangan situasi saat ini, dengan harapan tokoh rohaniwan muslim di Kabupaten Sleman berperan aktif dalam menciptakan situasi yang kondusif, lebih-lebih selama bulan Ramadhan.
Nara sumber yang dihadirkan adalah Drs. H Sa'ban Nuroni, MA (Kankemenag Sleman) yang menyampaikan materi Islam Rahmatan Lil Alamin, Dr. H. yayan Suryana (Dosen UMY) yang menyampaikan materi Moderasi Beragama dalam Rangka Mencegah Potensi Konflik di Kabupaten Sleman, dan Dr. H. Muhsin Kalida, S.Ag, MA (Dosen UIN Sunan Kalijaga), dengan materi Manajemen Penanganan Konflik.
Dalam kegiatan ini melibatkan Penyuluh Agama Islam non PNS di lingkungan Kantor Kemenag Sleman, yang di koordinasi oleh Seksi Bimas Islam. Para peserta antusias memperhatikan materi yang disampaikan oleh nara sumber. (whd.bimasislam.sleman)

Senin, 20 Mei 2019

kegiatan KUA Tempel dalam pekan kedua bulan Romadhan

Meskipun dalam keadaan yang puasa, kegiatan di kantor urusan Agama kecamatan Tempel tetap berjalan normal dan penuh semangat.
dibawah ini beberapa kegiatan yang sempat terdokumentasikan.

Kunjungan bagian Perencanaan dan inventarisasi Kemenag Kab. Sleman


safari Ramadhan kecamatan Tempel

mendapat kunjungan dari kemenPan RB

kunjungan team dari kemenPanRB disambut Bimas Islam kab sleman dan anggota KUA tempel berfoto didepan Kantor Urusan Agama Kec. Tempel

pernikahan warga dengan tausiyah sebelumnya oleh penyuluh KUA kec. Tempel